Tuesday, November 24, 2015

Dear Me

Hadiah dari Google

Happy birthday Dwina! 24 November ini, 24 kali sudah aku keliling matahari

And it still goes on. Kemarin dan hari ini aku benar-benar memanjakan diriku.. haha. Pergi ke salon, makan-makanan enak, beli sepatu, berleyeh di atas kasur empukku. It feels good. Really good. Menyenangkan diri sendiri itu baik, karena siapa yang akan menyenangkan kamu selain kamu sendiri? *haha dramatis banget :p*

Ini aku versi 24 tahun

Monday, November 9, 2015

Aku Mau Jadi Penulis!


“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis."
― Pramoedya Ananta Toer

Bacalah, maka kamu akan mengenal dunia. Menulislah, maka dunia akan mengenal kamu. :)

Wednesday, November 4, 2015

Who is Happy?

Siang tadi, selepas istirahat ada gempa yang pusatnya di sekitar Banten. Tapi getarannya terasa banget sampe Depok. Saat itu, pikiranku langsung kemana-mana. :'(

Di hari yang sama, temanku mengirim link dari facebook. Beberapa gambar yang dicrop dan digabung jadi satu. Gambarnya lucu, asli buatan desainer newbie kayaknya :D Soalnya keliatan dari ekspresi burung gagaknya begitu terus dari awal sampe akhir. *haha* Tapi biar begitu, maknanya sampai. Pesan moralnya ngena. Sebenernya postingan ini masih nyambung sama postingan sebelumnya: mencintai diri sendiri. 

Selamat membaca... :)

Siapa yang bahagia? Kisah Burung Merak dan Burung Gagak.

Sunday, November 1, 2015

Mencintai Diri Sendiri

Setiap orang ingin dicintai, dihargai, dimengerti. Karena itu yang membuat mereka merasa seperti manusia, dianggap keberadaannya.

Namun, apa jadinya jika orang yang tidak mencintai, menghargai, dan mengertimu adalah diri kamu sendiri?

Kamu sedih dengan dirimu. Selalu muncul pertanyaan tentang kenapa hidupku begitu menyedihkan? Kenapa aku jelek? Kenapa aku miskin? Kenapa aku bodoh? Kenapa aku begitu memalukan? Kenapa aku selalu salah dan gagal? Hingga akhirnya tanpa sadar kamu begitu membenci dirimu sendiri. Kamu ingin lari dari kehidupanmu. Lari dari peranmu sebagai dirimu dan berangan seandainya bisa berubah menjadi orang lain. Tapi ah, itu tidak bisa.

Memang, hidup ini tidak selalu sesuai dengan harapan. Dan terkadang begitu menyesakkan. Tapi bukan berarti itu salahmu. Jauh di dalam sana, ada sosok yang sedang menangis juga. Menangis karena ia tak tau sebab kenapa kamu begitu membencinya? Berdamailah dengan diri sendiri. Cintai dirimu dengan tulus. Rangkul dan peluklah ia dengan kasih sayangmu. Terimalah ia apa adanya dengan penuh senyuman.

Maafkanlah dirimu. Maafkan kesalahan-kesalahanmu. Setiap orang punya masa lalu. Dan mari perjuangkan masa depanmu dengan menghapus dosa-dosamu di masa lalu. Salah satunya dengan mulai mencintai diri sendiri.