Book Review: Hujan by Tere Liye

by - Friday, March 23, 2018

"Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya." 
(Hujan, Tere Liye, 201)

Bermula dengan percakapan Lail (tokoh utama perempuan) dengan seorang psikiater ahli saraf, Elijah. Lail ingin melupakan Hujan, karena dibaliknya tersimpan banyak kenangan penting. Terutama tentang sosok lelaki bernama Esok.
Lail menyukai Esok, seperti Lail menyukai Hujan. Hujan selalu datang saat momen penting terjadi di kehidupan Lail.
Esok dan Lail, korban yang selamat dari bencana dahsyat gunung meletus. Pertemuan pertama mereka terjadi saat Esok menyelamatkan Lail dari terowongan kereta bawah tanah. Saat itu Lail masih berusia 13 dan Esok 15 tahun. Hanya mereka berdua yang selamat dari kereta bawah tanah karena petugas memprioritaskan anak-anak terlebih dulu yang naik tangga darurat. Ibu Lail dan keempat saudara Esok terjebak di bawah. Menjadi mayat. Sejak hari itu kehidupan mereka berubah. Esok menjadi begitu penting bagi kehidupan Lail, yang memang dia sudah tak punya siapa-siapa lagi (yatim piatu). Esok selalu hadir menyelamatkan Lail. Mereka melewati hari bersama di pengungsian. Hingga akhirnya Esok diadopsi dan menjadi bagian dari keluarga wali kota yang memiliki anak tunggal cantik bernama Claudia. Esok berpisah dengan Lail. Di situlah awal dari kepedihan yang Lail rasakan. 
Selain mengangkat kisah cinta, Tere Liye juga mengangkat isu dunia yang (mungkin akan) terjadi. Mungkin terjadi karena novel ini bercerita tentang masa depan. Berlatar tahun 2050, Tere Liye menggambarkan kemajuan teknologi diberbagai sisi. Transportasi, komunikasi, dan iklim. Ilmuwan mampu mengutak atik cuaca dan iklim dunia. Tetapi itulah yang membuat dunia menjadi tak terkendali hingga berujung pada ancaman punahnya manusia. 
Membaca novel ini saya menjadi bersyukur pada kehidupan ini. Dunia berjalan sesuai fitrahnya. Bahan makanan dan air bersih tersedia, cuaca tidak ekstrim, dikelilingi keluarga, dan masih banyak lagi. Novel ini bagus untuk dibaca. Ceritanya mengalir dan endingnya agak sulit ditebak. Good Job Tere Liye 
#resensibuku #hujan #tereliye

You May Also Like

1 comments